ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Indonesia merupakan salah satu Negara yang terdampak Covid-19 dengan
pola penyebaran yang masih menunjukan peningkatan dan berdampak pada
hampir seluruh provinsi. Respon terhadap adanya pandemi ini mengharuskan
adanya penyesuaian terhadap pelayanan program kesehatan termasuk pelayanan
Tuberkulosis di fasilitas pelayanan kesehatan. Alasan mengambil penelitian ini
dikarenakan adanya peningkatan kasus Tuberkulosis pada masa pandemi Covid-
19 di puskesmas cimandala dengan kenaikan kasus sebesar 87 % hal ini
dikarenakan adanya perubahan pola penyakit di masyarakat. Penelitian yang
digunakan adalah deskriptif observasi dengan melakukan pengamatan langsung
menggunakan daftar tilik dan pengambilan data retrospektif pada tahun 2019.
Hasil penelitian menunjukan perencanaan, pengadaan, penyimpanan dan
pendistribusian obat Tuberkulosis di Puskesmas Cimandala menunjukan hasil
yang sudah sesuai standar dapat dilihat dari hasil ketepatan perencanaan, hasil
penyimpangan perencanaan, penyimpanan berdasarkan FIFO dan FEFO,
kesesuaian fisik obat dengan kartu stok dan hasil perhitungan ITOR (Inventory
Turn Over Ratio) yang sudah sesuai dengan standar yang berlaku. Hasil
kesimpulan penelitian ini adalah proses perencanaan, pengadaan, penyimpanan
dan pendistribusian di Puskesmas Cimandala pada saat Covid-19 sudah berjalan
dengan baik.
ThesisOpen AccessMetadata saja
2023•Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Gastroenteritis Akut merupakan radang lambung dan usus serta dapat
menimbulkan gejala diare yang disebabkan oleh bakteri, virus, dan parasit lebih
sering dari biasanya. Gastroenteritis Akut menempati persentase tertinggi sebagai
10 penyakit rawat jalan dan rawat inap di rumah sakit. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi penggunaan antibiotik pada pasien Gastroenteritis Akut anak rawat
inap di RS Islam Bogor berdasarkan metode Gyssens. Penelitian ini bersifat
deskriptif dan pengambilan data dilakukan secara retrospektif yaitu mengambil data
dari rekam medis pada pasien anak rawat inap dengan diagnosis gastronteritis akut
di RS Islam Bogor periode Januari – Desember 2021. Data sosiodemografi pasien
yang menderita gastroenteritis akut terbanyak adalah laki-laki sebanyak 45 pasien
(58,44%), dengan kelompok usia 1 - 3 tahun sebanyak 53 pasien (68,83%) dan berat
badan paling banyak 10 kg sebanyak 55 pasien (71,43%), Penyakit penyerta
terbanyak adalah ISPA sebanyak 11 pasien (14,29%). Jenis penggunaan antibiotik
yang terbanyak digunakan adalah seftriakson sebanyak 29 kasus (34,94%).
Evaluasi ketepatan penggunaan antibiotik berdasarkan metode Gyssens masuk
kedalam kategori: Kategori III B sebanyak 44 pasien (53,01%), Kategori 0
sebanyak 18 pasien (21,69%), Kategori IV A sebanyak 16 pasien (19,28%),
Kategori II A sebanyak 3 pasien (3,61%), Kategori IV C sebanyak 2 pasien
(2,41%).