Abstrak
Diabetes mellitus adalah salah satu gangguan metabolisme karbohidrat yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah atau hiperglikemia. Hiperglikemia merupakan keadaan dimana jumlah glukosa dalam darah melebihi batas normal. Banyak tanaman yang berpotensi sebagai penurun kadar glukosa darah, salah satunya daun pandan (Pandanus amaryllifolius). Tujuan dari penelitian adalah mengidentifikasi golongansenyawa kimia yang terkandung dalam ekstrak air dan heksana daun pandan serta menentukan aktivitas ekstrak air dan heksana daun pandan terhadap penurunan kadar glukosa darah tikus putih (Rattus novergicus) dengan hiperglikemia. Simplisia daun pandan diekstraksi dengan metode maserasi. Ekstrak kental ditentukan kandungan senyawanyadan diuji secara in vivo pada tikus hipergikemia yang diinduksi aloksan. Ekstrak air daun pandan (EADP) mengandung senyawa alkaloid, flavonoid, saponin dan tanin. Ekstrak heksana daun pandan (EHDP) mengandung senyawa alkaloid dan steroid. Pengukuran kadar glukosa darah diukur menggunakan glukometer selama 15 hari dengan interval waktu setiap 3 hari. Perlakuan kontrol negatif dengan Na-CMC 1% meningkatkan kadar glukosa darah sebesar 137,50%. Perlakuan kontrol positif dengan metfomin 9 mg menurunkan kadar glukosa darah sebesar 66,41%. Perlakuan dengan pemberian EADP 300, EADP 600, EHDP 300 dan EHDP 600 dapat menurunkan kadar glukosa berturut-turut sebesar 42,38, 60,25, 26,99 dan 24,81%. Ekstrak air dan heksana daun pandan (Pandanus amaryllifolius) dapat menurunkan kadar glukosa darah secara invivo.