2023 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hepatitis B adalah kelainan hati berupa peradangan hati yang merupakan penyakit
dengan endemisitas tinggi di Indonesia. Hepatitis B dapat berkembang menjadi
sirosis atau bahkan kanker hati bila tidak mendapat pengobatan dengan tepat.
Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengobatan yang diberikan kepada pasien
hepatitis B meliputi profil dan kesesuaian pengobatan di RS Sekarwangi Sukabumi.
Metode penelitian berupa deskriptif observasional, pengumpulan data dilakukan
secara retrospektif dari 69 rekam medis pasien rawat jalan periode 2018-2021
berusia 17-65 tahun. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dari keseluruhan terapi
yang sesuai dengan Kesesuaian dengan Konsensus Nasional Penatalaksanaan
Hepatitis B di indonesia tahun 2012 (PPHI) sebanyak 27 (39,13%) penggunaan
antiviral, sebanyak 47 (67,14%) sesuai berdasarkan terapi hepatoprotektor,
sebanyak 19 ( 27,53%) sesuai berdasarkan terapi simtomatik, sebanyak 17
(24,63%) sesuai berdasarkan terapi suportif.
2022 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir
Hand sanitizer cair adalah sediaan dengan berbagai kandungan yang cepat
membunuh mikroorganisme yang ada di kulit tangan. Ekstrak etanol daun jambu
air (Syzygium aqueum (Burm.f) Alston) sudah diketahui berpotensi besar sebagai
antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan formula sediaan hand
sanitizer ekstrak daun jambu air yang menghasilkan mutu fisik dan stabilitas
terbaik dari variasi konsentrasi ekstrak. Metode penelitian ini adalah pengujian
fitokimia daun jambu air dan formulasi hand sanitizer cair ekstrak etanol 96%
daun jambu air Syzygium aquem (Brum.f) Alston) dengan lima formulasi sediaan
hand sanitizer yaitu F1 (kontrol negatif), F2 (5%), F3 (10%), F4 (15%), dan F5
(kontrol positif). Selanjutnya dilakukan pengujian terhadap sediaan hand sanitizer
cair meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, cycling test, dan stabilitas pada
suhu penyimpanan. Berdasarkan hasil penelitian ekstrak daun jambu air
mengandung senyawa flavonoid, saponin, fenol, dan tannin. Pada F2 dengan
konsentrasi 5% menghasilkan pH yaitu sebesar 4,5 memenuhi syarat standar pH
kulit, sedangkan pada pengujian homogenitas tidak ada yang memenuhi
persyataran homogenitas. Pada uji stabilitas dengan metode cycling test dan
stabilitas suhu penyimpanan semua parameter pengujian mutu fisik menghasilkan
tidak ada perubahan secara signifikan.