Lewati ke konten utama
Beranda / Penulis

Profil penulis

M

1.506 karya publik ditemukan.

2026: 1112025: 2552024: 532023: 3282022: 3212021: 1192020: 142019: 642018: 2002017: 22016: 12014: 12005: 12004: 1

TOKSISITAS EKSTRAK DAUN UBI JALAR UNGU (Ipomoea batatas L) DENGAN METODE Brine Shrimp Lethality Test

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Daun ubi jalar ungu merupakan tumbuhan suku convolvulaceae yang mengandung senyawa bahan alam seperti alkaloid, flavonoid, saponin, tanin dan steroid. Senyawa bahan alam tersebut diduga berpotensi sebagai antikanker. Uji toksisitas digunakan untuk mendeteksi potensi senyawa antikanker. Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan nilai toksisitas ekstrak daun ubi jalar ungu dengan pelarut etanol 70%, etil asetat dan n- heksan. Uji toksisitas menggunakan metode Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) dengan hewan uji Artemia salina L. Parameter yang diukur adalah nilai lethal concentration (LC50). Nilai LC50 yang diperoleh dari ekstrak daun ubi jalar ungu dengan pelarut etanol 70%,etil asetat dan n-heksan secara berturut-turut sebesar 233.46, 150.04 dan 171.82 ppm. Hasil penelitian ini menunjukan ekstrak daun ubi jalar ungu tersebut termasuk kedalam kategori toksik sedang. Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan ekstrak daun ubi jalar ungu memberikan efek toksik yang diduga berpotensi sebagai antikanker.

AKTIVITAS ANTIBAKTERI SEDIAAN GEL ANTI ACNE EKSTRAK ETANOL 70% DAUN LAMTORO (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes

2021 · Thesis · Skripsi, Thesis, Disertasi, dan Tugas Akhir

Jerawat merupakan suatu penyakit kulit yang disebabkan oleh infeksi bakteri diantaranya adalah Propionibacterium acnes. Penelitian Alamsyah 2019 menunjukan bahwa ekstrak etanol 70% daun lamtoro (Leucaena leucocephala (Lam) de Wit) dapat menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes pada konsentrasi 15% dengan diameter zona hambat sebesar 11,39 mm. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dan mutu fisik sediaan gel ekstrak etanol 70% daun lamtoro terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Pada penelitian ini ekstrak daun lamtoro diformulasikan kedalam bentuk sediaan gel dengan berbagai konsentrasi ekstrak yaitu 10%, 20%, dan 30% kemudian diuji mutu fisik meliputi: uji organoleptik, daya sebar, pH, viskositas, stabilitas Cycling test dan uji antibakteri terhadap Propionibacterium acnes menggunakan metode difusi cakram. Hasil penelitian menunjukan ekstrak daun lamtoro mengandung senyawa kimia alkaloid, flavonoid, tanin, saponin dan terpenoid. Aktivitas antibakteri ekstrak daun lamtoro terhadap bakteri Propionibacterium acnes dengan konsentrasi 10%, 20%, 30% adalah 10,6 mm, 15,9 mm, dan 18,3 mm. Sediaan gel ekstrak daun lamtoro memiliki mutu fisik yang baik, dan aktivitas antibakteri sediaan gel daun lamtoro dengan konsentrasi 10%, 20%, 30% secara berturut-turut 6,4 mm, 8,2 mm, 10,1 mm dengan kategori sedang yang menunjukan sediaan gel ini dapat berpengaruh dalam menghambat pertumbuhan bakteri Propionibacterium acnes.